Selama tiga hari ini, LLDIKTI Wilayah IV dipadati ratusan dosen dari berbagai perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten datang dengan satu tujuan yang sama, yakni menyiapkan langkah penting dalam perjalanan karier akademiknya.
Mulai Rabu hingga Jumat, 10–12 Juni 2026, LLDIKTI Wilayah IV menyelenggarakan kegiatan Finalisasi Pendampingan Usulan Jabatan Akademik Dosen (JAD) untuk kenaikan pangkat Lektor Kepala dan Guru Besar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan jabatan akademik dosen sekaligus memastikan setiap usulan yang diajukan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman menyampaikan, antusiasme peserta dalam kegiatan ini cukup tinggi. Sebanyak 511 dosen hadir untuk mengikuti proses pendampingan dan finalisasi usulan jabatan akademik.
“Ini menunjukkan bahwa semangat dosen untuk terus berkembang dan meningkatkan karier akademiknya sangat besar. Kami ingin memastikan semangat tersebut mendapat dukungan dan pendampingan yang memadai,” ujar Lukman.
Menurutnya, peningkatan jabatan akademik dosen bukan hanya berdampak pada individu dosen yang bersangkutan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas perguruan tinggi secara keseluruhan.
“Ketika jumlah dosen dengan jabatan akademik yang lebih tinggi semakin bertambah, maka kapasitas institusi juga ikut meningkat. Ini akan berpengaruh pada kualitas pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memaparkan kondisi sumber daya dosen di lingkungan perguruan tinggi swasta Jawa Barat dan Banten. Saat ini terdapat 31.776 dosen aktif yang tersebar di berbagai perguruan tinggi swasta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.489 orang merupakan dosen tetap, sementara 13.517 dosen telah memiliki sertifikat dosen (serdos).
Namun, masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian bersama. Dari lebih dari 31 ribu dosen aktif tersebut, tercatat sebanyak 9.626 dosen belum memiliki jabatan fungsional.
“Angka ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Jabatan fungsional bukan sekadar administrasi, tetapi merupakan bagian penting dari pengembangan karier dan pengakuan profesional seorang dosen,” ungkap Lukman.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah dosen yang memiliki jabatan akademik juga akan berdampak pada semakin kuatnya mutu pendidikan di perguruan tinggi.
“Karena itu, kami terus mendorong perguruan tinggi untuk aktif mendampingi dosen-dosennya agar dapat mengajukan dan meningkatkan jabatan akademik sesuai dengan jenjang yang dimiliki,” ucapnya.
Lukman juga menyoroti keberadaan profesor di lingkungan perguruan tinggi swasta Jawa Barat dan Banten. Saat ini terdapat 398 profesor, tapi yang masih aktif dan memenuhi ketentuan tercatat sebanyak 313 profesor yang tersebar di 63 perguruan tinggi swasta dan berada pada 123 program studi.
“Profesor merupakan aset penting bagi perguruan tinggi. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat kualitas akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak lahirnya inovasi, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan,” imbuhnya.
Melalui kegiatan finalisasi ini, diharapkan para peserta mendapatkan pendampingan langsung sebelum batas akhir penilaian usulan yang dijadwalkan pada 19 Juni 2026. Untuk memastikan kualitas usulan yang diajukan, LLDIKTI Wilayah IV menghadirkan tim penilai dari kalangan profesor yang melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap dokumen para calon Lektor Kepala dan Guru Besar. Pendampingan tersebut tidak hanya membantu peserta dalam memastikan kelengkapan administrasi, tetapi juga memberikan masukan terhadap substansi usulan yang diajukan.
“Kami menghadirkan para profesor agar proses verifikasi dan validasi dapat dilakukan secara lebih komprehensif. Harapannya, usulan yang diajukan benar-benar siap dan memiliki peluang yang lebih baik untuk lolos penilaian,” jelas Lukman.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk semakin serius membangun ekosistem akademik yang mendorong lahirnya lebih banyak Lektor Kepala dan Guru Besar di masa mendatang. Melalui pendampingan yang dilakukan secara intensif, akan semakin banyak dosen yang berhasil meraih jabatan Lektor Kepala maupun Guru Besar, sehingga mampu memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dan Banten.
