Pendidikan merupakan salah satu fondasi yang perlu terus diperkuat dan diperbaiki kualitasnya. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), LLDIKTI Wilayah IV menyelenggarakan upacara peringatan pada Senin, 4 Mei 2026 di lapangan upacara LLDIKTI Wilayah IV. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai serta dosen PNS DPK yang bertugas pada Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV.
Tema yang diusung dalam kegiatan pagi hari ini adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV akses pendidikan tinggi harus inklusif melalui berbagai bantuan agar semua mendapat kesempatan, dan disertai pembaruan kampus agar tetap relevan. Kolaborasi perguruan tinggi juga perlu diperkuat untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, sementara riset diarahkan pada inovasi berdampak di bidang strategis dengan dukungan pendanaan dan hilirisasi.
Dalam kesempatan ini juga, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman menambahkan bahwa potensi pendidikan tinggi di wilayah Jawa Barat dan Banten sangat besar. 415 perguruan tinggi, 894.000 mahasiswa, serta 33.000 dosen, menurutnya, seluruh elemen tersebut merupakan kekuatan strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
“Setiap tahun kita mewisuda kurang lebih 220.000 lulusan. Mereka inilah yang akan meneruskan perjuangan dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa. Oleh karena itu, seluruh sivitas akademika diharapkan dapat bahu membahu dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang membanggakan,” ujar Lukman.
Melanjutkan pernyataan tersebut, ia menyoroti dua tantangan utama perguruan tinggi di era digital, yakni penyusunan kurikulum yang adaptif dan kesiapan sivitas akademika untuk terus belajar serta mengadopsi teknologi dalam pembelajaran.
“Harus terus memperbarui keilmuan agar tidak tertinggal dan memastikan lulusan siap menghadapi dunia kerja yang dinamis, sejalan dengan semangat ‘kampus berdampak’ untuk mendorong transformasi pendidikan tinggi yang lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini, diserahkan juga penghargaan Satyalancana kepada 32 PNS dengan masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam pendidikan tinggi. Melalui momentum Hardiknas ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu, dan mendorong inovasi guna mewujudkan pendidikan tinggi yang berdampak, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan masa depan.