LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH IV

Dari SDM hingga Akreditasi, ULT Keliling Jadi Ruang Solusi bagi PTS di Banten Menuju Unggul

Bukan sekadar forum layanan administratif, Unit Layanan Terpadu (ULT) Keliling menjadi kegiatan yang dinanti-nanti oleh perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten. Setelah bertandang ke regional 1 (Bogor dan sekitarnya), kali ini ULT Keliling hadir di regional 2 (Tangerang dan Serang) selama tiga hari berturut-turut, Selasa-Kamis, 19-21 Mei 2026.

Sebanyak 84 perguruan tinggi swasta se-Banten mengikuti kegiatan ini. ULT Keliling menjadi ruang berbagi persoalan, mencari solusi, hingga memperkuat semangat kampus-kampus untuk terus berkembang.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman menyampaikan, kualitas perguruan tinggi saat ini semakin menjadi perhatian masyarakat. Bukan hanya dari akreditasi, justru beberapa poin ini menjadi pertimbangan calon mahasiswa dalam memilih kampus.

“Pertama, sarana dan prasarana.Lalu biaya kuliah yang terjangkau, testimoni lulusan, peluang kerja setelah lulu, setelah itu baru calon mahasiswa melihat akreditasi kampus. Bukan berarti akreditasi tidak penting. Namun, jika fondasi-fondasi tadi sudah kuat, maka akreditasi akan mengikuti,” ungkap Lukman.

Ia menambahkan, untuk mencapai akreditasi unggul, perguruan tinggi perlu memperkuat kualitas sumber daya manusia, terutama dosen dan profesor. Saat ini jumlah dosen aktif di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV mencapai 31.706 orang dengan 314 profesor yang masih aktif menjabat.

Namun khusus di wilayah Banten, dari 85 perguruan tinggi saat ini, terdapat 8.057 dosen yang mana 16 di antaranya merupakan profesor atau guru besar.

“Kita punya potensi besar. Tinggal bagaimana bersama-sama meningkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan yang digelar LLDIKTI Wilayah IV tersebut, ia berharap, berbagai perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung terkait tata kelola kampus, peningkatan mutu, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Sepakat dengan Lukman, Rektor Universitas Buddhi Dharma, Limajatini menyebutkan, kegiatan ULT Keliling menjadi bentuk nyata pendekatan layanan yang lebih dekat dengan kampus. Menurutnya, banyak persoalan di perguruan tinggi yang membutuhkan pendampingan langsung agar penyelesaiannya lebih cepat dan tepat.

“Ini langkah jemput bola yang sangat baik. Kampus jadi lebih mudah berkonsultasi dan berdiskusi secara langsung,” ucap Limajatini.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut sebagai ruang belajar bersama agar perguruan tinggi swasta di Banten semakin maju dan mampu bersaing.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Falatehan, Fatoni mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilainya berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi kampus. Menurutnya, ULT Keliling membantu perguruan tinggi memperoleh solusi atas berbagai persoalan tata kelola dan pengelolaan akademik menuju kampus yang unggul.

“Harapannya tentu semua persoalan yang ada di perguruan tinggi bisa dibantu dicarikan jalan keluarnya, sehingga kualitas pengelolaan kampus bisa terus meningkat,” kata Fatoni.

Lewat ULT Keliling ini, semangat kolaborasi antara LLDIKTI dan perguruan tinggi di Banten terasa semakin kuat. Bagi masyarakat, peningkatan kualitas kampus bukan hanya soal akreditasi, tetapi juga tentang hadirnya pendidikan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan zaman dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi mahasiswa.

Share:

More Posts

HARGAI LINGKUNGAN DENGAN TINDAKAN SEDERHANA

KETIKA PERANGKAT KAMU SEDANG TIDAK DIGUNAKAN ATAU KAMU SEDANG MENELUSURI LAMAN LAIN, TAMPILAN LAYAR INI AKAN MUNCUL SEHINGGA DAPAT MENGURANGI DAYA YANG DIGUNAKAN

KLIK TOMBOL DIBAWAH INI UNTUK MELANJUTKAN PENCARIAN INFORMASI